Kabupaten Lembata dengan ibu kota Lewoleba merupakan Kabupaten satu pulau yang terletak dalam gugusan kepulauan di Propinsi NTT dengan luas wilayah Sebagai Kabupaten satu pulau dengan luas daratan 1.266.390 Km persegi dan lautan seluas 3.353.895 Km persegi.

Kabupaten Lembata terdiri dari 9 kecamatan yaitu, Kecamatan Nubatukan, Kecamatan Ile Ape, Kecamatan Ile Ape Timur, Kecamatan Lebatukan, Kecamatan Omesuri, Kecamatan Buyasuri, Kecamatan Atadei, Kecamatan Nagawutung dan Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata Memiliki 144 Desa dan 7 Kelurahan.

Batas- batas wilayah Kabupaten Lembata antara lain: utara berbatasan dengan laut Flores, selatan berbatasan dengan Laut Sawu, bagian timur berbatasan dengan selat Marica di Kabupaten Alor, dan bagian barat berbatasan dengan selat lamakera Kabupaten Flores Timur.

Secara topografi, Kabupaten Lembata terdiri atas wilayah pesisir, pegunungan, dan gunung berapi dengan gunung Ile Ape sebagai pucak tertinggi di ketinggian 1.423 Mdpl di sebelah Timur Kota Lewoleba. Iklim di Lembata tergolong kering dengan curah hujan rata-rata 001,95 mm pertahun atau 230 mm tertinggi pada bulan maret dan 14 mm terendah pada bulan mei.

Bulan Januari sampai April, Juni, November dan Desember adalah bulan-bulan hujan di Kabupaten Lembata. suhu udara rata-rata 26o C- 29oC dengan suhu minimum dan maksimum berkisar antara 23o C- 30oC. Sedangkan kecepatan angin tergolong rendah rata-rata hanya 8,4 knot/jam.

Kabupaten Lembata memiliki jumlah penduduk 140.390 orang, terdiri dari 74.598 perempuan dan 65.792 laki-laki. Rasio jenis kelamin laki-laki dan perempuan adalah 88/100. Mayoritas penduduk menganut agama Katolik Roma dan lainnya menganut agama Islam, Protestan, Hindu dan Budha.

Mata pencarian sebagian besar penduduknya adalah petani lahan kering dan yang lainnya berprofesi sebagai nelayan, pegawai negeri sipil, TNI/POLRI, dan pekerja swasta.

English English Indonesian Indonesian